Jelang Ramadan, Polres Dharmasraya Gelar Operasi Pekat

Dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif jelang memasuki bulan suci Ramadan 1447 H/2026, Polres Dharmasraya menggelar Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat).

Dharmasraya – Guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif jelang memasuki bulan suci Ramadan 1447 H/2026, Polres Dharmasraya menggelar Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) serta peningkatan Kring Serse.

Operasi tersebut dilaksanakan selama 14 hari, sejak 11 hingga 24 februari 2026, dengan fokus utama pada pencegahan dan penindakan berbagai bentuk pelanggaran yang meresahkan warga.

‎Kegiatan tersebut tidak hanya menitikberatkan pada langkah penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan pendekatan pencegahan dan pembinaan, khususnya kepada kalangan remaja. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran generasi muda agar menjauhi tindakan yang melanggar norma hukum maupun sosial.

‎Operasi Pekat menyasar sejumlah penyakit masyarakat seperti peredaran minuman keras (miras), praktik perjudian, kenakalan remaja, hingga aksi balap liar yang kerap terjadi menjelang Ramadan. Aktivitas tersebut dinilai berpotensi mengganggu ketenangan masyarakat dalam menjalankan ibadah.

‎Untuk mendukung pelaksanaan operasi, jajaran kepolisian juga mengintensifkan kegiatan kring serse serta patroli di sejumlah titik rawan. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi gangguan kamtibmas.


‎Selain itu, Polres Dharmasraya turut meningkatkan jumlah personel di lapangan guna memastikan pengawasan berjalan maksimal. Kehadiran aparat diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

‎Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro melalui Kasat Reskrim AKP Evi Hendri Susanto, mengatakan bahwa peran serta masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan lingkungan.

‎“Partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk menciptakan rasa aman, baik bagi diri sendiri maupun lingkungan sekitar,” ujarnya Kamis  (12/02/26).

‎Dengan digelarnya Operasi Pekat ini, Polres Dharmasraya berharap situasi kamtibmas tetap terjaga sehingga umat Muslim dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan khusyuk, aman, dan nyaman.

“Kita himbau masyarakat untuk jadi polisi bagi dirinya sendiri, dengan tetap waspada, pastikan kendaraan dalam kondisi terkunci, rumah dalam kodosi terkunci,” pintanya.

Selain itu, selama bulan suci ramadhan, pihaknya trus lakukan pengawasan ketat di sejumlah titik-titik rawan kriminal. Seperti, perbatasan Dharmasraya-Bungo dan Dharmasraya-Riau.

” Kami juga harapkan, masyarakat untuk memberikan informasi secepatnya jika melihat sesuatu yang mencurigakan,” tegasnya(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *