Dharmasraya – Suasana Safari Ramadan yang digelar Pemerintah Kabupaten mendadak terasa menegangkan, ketika bupati secara langsung meminta kepala dinas menjelaskan program kerja dinasnya di hadapan masyarakat.
Momen itu terjadi saat rangkaian kegiatan Safari Ramadan Tim I yang di ketuai oleh Bupati Annisa Suci Ramadhani di masjid Muhajirin Abu Bakar sidik, Jorong Sungai Lembur, Nagari Pulau Mainan, Kecamatan Koto Salak, Kamis (12/03/26) malam.
Di tengah sesi dialog bersama masyarakat, bupati secara spontan menunjuk kepala dinas terkait untuk berdiri dan memaparkan program yang sedang dan akan dijalankan oleh instansinya.
Permintaan mendadak itu membuat banyak sang kepala dinas terlihat gugup dan sempat terdiam sejenak sebelum akhirnya mencoba menjelaskan berbagai program yang telah direncanakan dan telah diselesaikan.
Bupati menegaskan, setiap kepala dinas harus memahami secara detail program kerja yang dijalankan serta dampaknya bagi masyarakat. Menurutnya, jabatan yang diemban bukan hanya sekadar posisi administratif, tetapi juga tanggung jawab langsung terhadap pelayanan publik.

“Kalau menjadi kepala dinas, harus siap menjawab dan menjelaskan kepada masyarakat. Program apa yang ada di dinas, bagaimana manfaatnya, dan bagaimana menjawab keluhan warga,” tegas bupati.
Dalam kesempatan tersebut, sejumlah warga juga menyampaikan berbagai keluhan terkait pelayanan dan pembangunan di daerah mereka.
Bupati meminta agar kepala dinas yang hadir tidak menghindari kritik, melainkan menjadikannya sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kinerja.
Ia juga menekankan bahwa setiap kadis harus bertanggung jawab terhadap persoalan yang muncul di masyarakat, terutama yang berkaitan dengan bidang kerja dinas masing-masing.
“Kepala dinas harus berani bertanggung jawab. Keluhan masyarakat itu harus dijawab dengan kerja nyata, bukan hanya janji,” ujar Bupati.
Safari Ramadan yang awalnya berlangsung santai berubah menjadi forum evaluasi kinerja pemerintahan. Meski sempat membuat suasana tegang, warga yang hadir justru mengapresiasi sikap tegas bupati yang dinilai menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mendengar aspirasi masyarakat.
Kegiatan Safari Ramadan tersebut ditutup dengan penyerahan bantuan bagi seluruh nagari yang ada di Kecamatan Koto Salak. Baik dari pemerintah daerah, CSR Bank Nagari, Baznas.(**)




