Padang, posinfo.co – Sebanyak empat ruangan di Pesantren Safinatunnajah jadi abu. Kejadian nahas itu terjadi, Sabtu (3/6/2022) pagi.
Kebakaran pesantren yang beralamat Jorong Pasaman Baru, Nagari Lingkuang Aua, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat itu membuat seluruh santri dan warga sekitar shok.
Api membakar kamar santri, sehingga pakaian dan barang lainnya tak bisa terselamatkan.
Dalam pemadaman api Damkar Pasaman Barat menerjunkan sedikitnya 15 personel dan 2 unit mobil pemadam.
Saat kebakaran, para santri juga ikut membantu personel pemadam dalam memadamkan api.
Pemimpin Ponpes Safinatunnajah, Bulkaini mengatakan seluruh barang milik santri dan punya asrama hangus terbakar.
Hal itu seperti kasur, tempat tidur dan lainnya. Kerugian ditaksir sekitar Rp700 juta.
“Kita tidak bisa menyelamatkan barang-barang tersebut, karena api sudah membesar,” ujarnya setelah api padam.
Ia melanjutkan, kebakaran terjadi sekitar pukul 09:00, ketika para santri bersiap akan melakukan ujian pada Senin (5/6/2023) depan.
Api baru padam sekitar satu setengah jam kemudian, pada pukul 10:30 WIB.
Liburkan Santri
Untuk sementara Yayasan memilih meliburkan santri dari aktivitas belajar mengajar.
Hal ini di pilih agar Yayasan bisa fokus melakukan perbaikan ruangan atau setidaknya memberikan fasilitas seperti yang seharusnya kepada santri yang jadi korban.
“Kami juga terpaksa menunda ujian yang seharusnya Senin depan,” tambahnya.
Bulkaini bersyukur ata kejadian tersebut, tidak ada santri yang terluka.
“Alhamdulillah tidak ada santri kami yang menjadi korban. Tidak ada yang mengalami lika-luka akibat kejadian ini,” jelasnya.
Dalam laporan dari instagram @info.damkarpasbar, saat kejadian asap hitam terlihat membumbung tinggi di ikuti oleh kobaran api terlihat besar
Lewat tayangan video, terlihat api dominan menjalar di bagian atap bangunan pesantren dan menghanguskan ruangan pesantren.
Saatbaoi.membesar, semua santri tidak berada di lokasi kebakaran, sehingga tidak ada korban jiwa pada kejadian ini. (001)




