Santuni Anak Yatim, PPAT Dharmasraya Sambangi Panti Asuhan

Santuni Anak Yatim, PPAT Dharmasraya Sambangi Panti Asuhan.

Dharmasraya– Dalam suasana penuh kebersamaan di bulan suci Ramadan, Notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) Kabupaten Dharmasraya, yang tergabung dalam perkumpulan Ikatan Notaris Indonesia (I.N.I.) dan Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Pengurus Daerah (Pengda), sambangi puluhan anak-anak panti asuhan.

Sebanyak 20 orang anak Panti Asuhan (PA) Fastabiqul Khairat yang terletak di Palo Padang, Nagari Koto Baru, Kecamatan Koto Baru, disantuni, Rabu(04/03/2026).

Bantuan yang diserahkan berupa sembako, perlengkapan ibadah dan uang tunai yang diharapkan dapat dimanfaatkan anak-anak untuk keperluan mereka menghadapi lebaran.

Terlihat, wajah bahagia tak dapat disembunyikan oleh puluhan anak-anak panti asuhan tersebut. Dimana, kedatangan PPAT itu bak Mendapat air minum di tengah panasnya gurun padang pasir.

Ketua Pengda IPPAT Dharmasraya Pisma Putra dan Ketua Pengda I.N.I. Dharmasraya Ryo Agussetiawan, langsung menyerahkan bantuan.

“Kita semua adalah orang tua bagi mereka dan satu keharusan untuk menjaga dan membahagiakan,” kata Ketua Pengda IPPAT yang di dampingi bendahara Roza Zenovita.

Dikatakannya, sebagai organisasi yang berada di daerah ini, pihaknya, merasa terpanggil untuk membantu meringankan beban anak-anak yatim tersebut, khususnya bagi pengurus panti asuhan yang selama ini mengurus kebutuhan mereka.

“Apalagi saat ini dalam bulan Ramadan 1447 H, dan akan memasuki Idul Fitri, tentu kita ingin merasakan kebahagiaan sebagaimana anak-anak lainnya,” ucap Pisma.

Ia juga mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen lembaga untuk terus menumbuhkan nilai kemanusiaan dan kepedulian terhadap sesama.

“Ramadan adalah momen yang tepat untuk berbagi kebahagiaan. Kami berharap santunan yang diberikan dapat membantu serta membawa kebahagiaan bagi adik-adik dari panti asuhan,”jelasnya.

Sementara itu, Ustad Zainir selaku pengasuh panti, mengatakan, saat ini jumlah anak Panti Asuhan Fastabiqul Khairat sebanyak 21. Sembilan orang laki-laki dan 12 orang perempuan dengan berbagai jenjang pendidikan, yakni, enam orang menempuh pendidikan sekolah dasar, empat orang sekolah menengah tingkat pertama, enam orang sekolah menengah tingkat atas dan lima orang saat ini sedang menempuh perguruan tinggi.

Ustad Zainir juga mengapresiasi kepedulian Notaris dan PPAT Dharmasraya terhadap anak yatim ini dan berharap apa yang dikorbankan ini menjadi ladang amal bagi para notaris dan PPAT tersebut.

“Islam memuliakan orang-orang yang menyantuni anak yatim, dan menjanjikan kedekatan dengan Rasulullah SAW di surga kelak di Yaumil Masar,” ujar pria yang juga imam tetap masjid Babussalam Koto Baru ini. (*)

Penulis: YahyaEditor: Arief Kamil

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *