Pasaman Barat– Pemerintah Pasaman Barat dan DPRD sepakat berjuang bersama untuk mengangkat ribuan tenaga honorer menjadi PPPK Paruh Waktu dengan menandatangani komitmen, Jumat (22/11/2025).
Penandatanganan kesepakatan ini dilakukan sebagai langkah respons terhadap aksi damai ratusan tenaga honorer yang menyuarakan aspirasi mereka. Para honorer menuntut kejelasan status setelah bertahun-tahun mengabdi.
Dalam kesempatan itu, Bupati Pasaman Barat, Yulianto, menegaskan komitmennya untuk terus mengupayakan hal ini hingga ke pemerintah pusat.
Upaya ini diharapkan dapat memberikan kepastian bagi 2.696 tenaga honorer yang telah lama menanti status kepegawaian yang lebih jelas.
Sambung Bupati Pasaman Barat, Yulianto, pihaknya telah berulang kali menemui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).
Pertemuan ini dilakukan untuk membahas dan memperjuangkan pembukaan kembali penerimaan PPPK paruh waktu bagi tenaga honorer di Pasaman Barat.
Sementara itu, Ketua DPRD Pasaman Barat, Dirwansyah, bersama Wakil Ketua Supriono dan Insan Sabri, turut menandatangani kesepakatan tersebut. Dirwansyah menyatakan, “Kita akan terus berjuang bersama pemkab sampai ke pemerintah pusat.” Ini menunjukkan sinergi kuat antara eksekutif dan legislatif daerah. (dona)




