Pemkab Dharmasraya Bakal Gelar Kerja Bakti Massal

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Budi Waluyo.

Dharmasraya – Menyongsong peringatan hari kebersihan dunia (World Cleanup Day) tahun 2025, pemerintah daerah akan menggelar kerja bakti massal pada Sabtu 20 mendatang. Dimana sasarannya, tempat ibadah, TPS liar dan Pasar. Tempat tersebut akan menjadi aksi yang diperkirakan akan diikuti ribuan orang.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Budi Waluyo, menjelaskan pelaksanaan hari kebersihan sedunia menjadi momentum penting dalam rangka mewujudkan Dharmasraya bersih merata ditengah masih minimnya tingkat kesadaran masyarakat untuk mengelola sampah.

Lebih lanjut Budi menjelaskan, kebersihan lingkungan menjadi pangkal terwujudnya kesehatan masyarakat secara merata. Tidak ada tingkat kesehatan yang baik, apabila warga masyarakat masih terbiasa membuang sampah sembarangan, ditempat umum, di selokan, di TPS liar bahkan di sekitar tempat tinggalnya.

Oleh sebab itu, Budi mengajak seluruh ASN, seluruh mahasiswa, seluruh pelajar dan masyarakat luas untuk turun bersama membersihkan sampah di lingkungan masing masing.

“Kalau ASN membersihkan lingkungan kantor masing masing, kalau pelajar membersihkan lingkungan sekolah masing masing dan masyarakat membersihkan lingkungan nagari masing masing,” terang jebolan Akademi Penyuluhan Pertanian Bogor tahun 1994 ini.

Kerja bakti massal ini diharapkan mampu mengumpulkan sampah terserak sebanyak 125 ton dari TPS liar, kawasan pasar, kawasan tempat ibadah dan komplek komplek sekolah, kampus dan perkantoran.

Ia mengatakan, bahwa Sampah akan dipilah menjadi sampah organik, anorganik dan sampah residu. Sampah organik akan dibenam dalam lubang tanah dan sampah anorganik dan sampah residu akan dibawa ke TPA Sitiung V Ragusa.

Persiapan pelaksanaan kerja bakti massal, saat ini terus dikebut. Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani telah mengirim surat kepada semua kepala OPD, semua kepala sekolah, semua camat untuk mengajak kerja bakti massal di lingkungan masing masing. Khusus walinagari, kerja bakti massal akan dikoordinasikan oleh camat.

“Camat sudah diperintahkan oleh ibu bupati untuk mengkoordinasikan pelaksanaan kerja bakti massal di nagari,”ungkapnya (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *