Dharmasraya – Tunjangan dan fasilitas yang serba di jamin oleh negara, sementara masyarakat tetap sengsara, isu itu terus menjadi topik bagi setiap aksi demo para mahasiswa. Seperti juga yang di suarakan oleh puluhan mahasiswa Unand Dharmasraya.
Di bawah bendera Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), suara lantang dari mahasiswa terus menggema di Gedung DPRD setempat. Para mahasiswa meminta agar para wakli rakyat ikut menyuarakan kepentingan masyarakat, bukan kepentingan pribadi.
Dalam aksinya, para demonstrasi mengajukan delapan tuntutan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD. yakni, mendesak agar disahkan UU perampasan aset, hukuman mati bagi para koruptor.
Selain itu, Aliansi Mahasiswa bergerak, mendesak untuk mencabut tunjangan DPRD yang selama ini dinilai membebani Negara, Meminta pemecatan terhadap anggota dewan yang masih tega dan abai serta menghina masyarakat.
Bukan itu saja, demonstrasi meminta agar pengadilan menindak oknum brimob yang melindas seorang Ojol Ahmad Kurniawan, dan mendesak Kapolri untuk membebaskan masa aksi yang ditahan.
Selain itu, mahasiswa juga meminta agar merevisi kenaikan tunjangan perumahan anggota dewan, yang sudah diajukan ke Gubernur Sumbar, serta meminta agar DPRD membatalkan terkait agenda rapat di luar daerah.

“Delapan tuntutan itu, kami minta DPRD Dharmasraya untuk menyelesaikannya,” kata koordinator Umum Agria Pawanda Siregar dalam orasinya.
Ketua DPRD Jemi Hendra, saat menerima para demonstrasi, Senin, mengatakan pihaknya memberikan apresiasi atas sikap damai yang ditunjukkan mahasiswa dalam menyampaikan aspirasi.
“Kami di DPRD berkomitmen untuk mengawal dan menindaklanjuti semua aspirasi yang telah disampaikan,” katanya.Senen (01/09/25)
Jemi menyebutkan, bahwa pihaknya bersama seluruh anggota DPRD Lainya, akan terus bersama rakyat dan tetap berpihak pada rakyat.
“Kami di sini hanya sebagai wakil rakyat, yang dipilih untuk terus berupaya memperjuangkan kebutuhan masyarakat,” ucapnya.
Terkait delapan tuntutan mahasiswa, DPRD akan perjuangkan segala aspirasi tersebut. Baik dalam daerah maupun pusat.
“Untuk agenda rapat, sudah kita sepakati untuk dilaksanakan di dalam daerah dan Selasa besok kita mulai agenda rapatnya ” ungkap wakil kedua DPRD Ade Sudarman.(*)




