Painan – Kepala Bidang Damkar, Syawaludin mengatakan sebanyak 2 unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Lengayang dan Pos Ranah Pesisir turun untuk memadamkan api yang mendekati perumahan warga.
“Sebagian besar, bukit yang terbakar merupakan kawasan hutan dan lahan yang sebagiannya berisi tanaman sawit milik warga. Bahkan api nyaris sampai ke pemukiman warga, “ucapnya.
Ia mengatakan bahwa luas kebakaran lahan tersebut mencapai 10 hektare. Namun untuk total kerugiannya, pihak belum menghitung berapa besar kerugian.
Sementara Walinagari Lakitan Selatan, Suhardi mengungkapkan, lebih dari 10 hektare lahan warga telah terbakar.
“Ada sekitar 20 rumah warga di sekitar lokasi kebakaran.”
Dua unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Damkar Kambang dan Balai Selasa di kerahkan untuk mengantisipasi penyebaran api ke permukiman.”
“Namun, mobil pemadam tidak bisa naik ke atas bukit, sehingga warga harus berusaha memadamkan api secara manual,” kata Suhardi.
Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih belum diketahui secara pasti.
*Namun, dugaan sementara menyebutkan bahwa api berasal dari puntung rokok peladang atau bakaran sampah di ladang sawit warga.
“Di bukit itu ada ladang sawit warga, dan dugaan awal kebakaran bisa saja berasal dari aktivitas di sana,” tutupnya. (*)




